Lebaranku tahun ini ( 1 Syawal 1436 H)

on

Lebaran tahun ini agaknya berbeda dng tahun2 sebelumnya. Seperti biasa klo sebelumnya setiap mendekati lebaran diriku sudah bersiap2 untuk mudik ke kalimantan alias pulang kampung untuk berlebaran dengan seluruh keluarga disana. Memesan tiket pun pasti sudah jauh2 hari kulakukan, membeli segala macam pesanan/titipan saudara juga tak lupa membeli oleh2 untuk mereka.

Tapi tidak untuk tahun ini. Karena status yang memang sudah tak single lagi begitupun keluarga yang otomatis nambah karena ada keluarga suami dan hampir seluruh keluarga besar suami memang ada dijakarta, so lebaran ini kita memutuskan untuk tak pulang kampung dulu dan memilih berlebaran di jakarta sajah sehingga persiapannya pun gak seheboh kalo mau pulkam.

Kita yang bermukim didepok hanya menempuh satu jam perjalanan saja ke daerah tebet dengan kendaraan bermotor. Bahkan jakarta dan depok yang sudah sepi karena hampir separuh penduduknya mudik membuat jalanan begitu lengang dan tak ada kemacetan sama sekali.

Dilebaran ini pertama kalinya aku berlebaran dengan menu rendang dan ketupat sayur, karena memang pada dasarnya ibu mertua asli orang padang, maka sudah jadi makanan wajib disetiap kali lebaran dan memang rendangnya maknyooos banget bikin aku ketagihan,hihi…pokoknya tahun depan harus bisa buat rendang nih *fighting* Kalo dikalimantan pun menunya juga ga kalah enak, cuma ya jarang bgt nemuin menu rendang ini. Makanan khas lebaran disana yang ga kalah maknyusnya itu dan bikin ngangenin bgt yaitu buras juga soto banjar buatan mamaku,hmm…yah dua makanan itu menu wajib dirumah setiap lebaran. Tak hanya dirumahku, hampir setiap tetangga2 sekitarku yang tak mudik pun seringnya buat buras. Yang membedakan hanyalah sajian pelengkap burasnya. Ada yang menyantap buras ini dengan kuah santan pake telor/ ayam/ ikan, bumbu sate, opor ayam, ayam/daging masak merah, dendeng daging dsb.

Sedangkan ketupat biasanya baru ramai dibuat satu minggu setelah lebaran atau istilahnya bagi tradisi dikampungku teruntuk bagi mereka orang2 jawa disebut lebaran ketupat. Bahkan terkadang tak hanya orang jawa yang merayakan tradisi lebaran ketupat ini, sebagian yang bukan orang jawa pun kadang ikut membuat ketupat.

Selain itu yang sangat berbeda pula dilebaran ini adalah tak ada anak kecil yang biasanya ramai2 datang kepadaku untuk meminta angpao . Yak, karena dikeluargaku ponakanku dan banyak sepupu aku yang masih kecil2, jd setiap lebaran pasti mereka beramai2 meminta angpao pada acil, paman dan kakak2 sepupunya yang sudah kerja termasuk aku yang jadi sasaran,hoho….sedangkan di keluarga suami memang kami belum memiliki ponakan dan suami pun termasuk salah satu sepupu yang termuda karena memang ibu mertua adalah anak terakhir dari 4 bersaudara. Beda banget sama aku yang diantara para sepupu2, aku adalah salah satu yang tertua sedangkan sepupu yang lain masih ada yang balita, SD, SMP, SMA, Kuliah, tuh kan lengkap bgt semua jenjang ada,hahaha….

Terakhir dilebaran ini pula ku bersyukur meski tak bisa berkumpul dengan keluarga besar dikalimantan, tetapi di lebaran ini ada seseorang yang mendampingiku dan mengimamiku sekarang dan untuk kedepannya. Tetap tak merasa kesepian karena lebaran dijakarta pun tetap seru.
Dan sebelumnya meski sudah rada telat karena lebaran udah lewat tetap mau ngucapin “ Selamat hari raya idul fitri,minal aidzin walfa idzin mohon maaf lahir dan batin :)”

m.indobolanews.com
m.indobolanews.com
Iklan

2 Comments Add yours

  1. yantist berkata:

    Selamat Idul Fitri, Amy. Maaf lahir batin 🙂

    1. Amy Rahmi berkata:

      Sama2 mbak yanti, mohon maaf lahir batin jg 🙂

Komen Yuukk!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s