Egois-kah Tuhan?

Apakah semua perintah-Nya adalah wajib?

lalu apa artinya sunah dan mubah

Apakah hablu minallah lebih utama dari hablu minannas?

lalu untuk apa ilmu muamalah

Haruskah memusuhi yang lain untuk mengabdi kepada-Nya?

Haruskah mengganggu hak orang lain untuk mendekat kepada-Nya?

Haruskah mengabaikan hak sesama untuk menuju kepada-Nya?

Se-egois itukah Tuhan?

Bukankah Ia lebih Penyayang dari segala yang penyayang?

Bukankah Ia Pengayom bagi orang-orang yang terabaikan?

Bukankah Ia Pemilik segala kemurahan dan kebaikan?

Bukankah Ia Yang Bijaksana dalam ciptaan-Nya?

Bukankah Ia Yang Maha dahulu dalam kelembutan-Nya?

Maha Suci Engkau..

Engkau mengajarkanku untuk selalu memenuhi hak sesama

Engkau mengajarkanku untuk selalu mendahulukan yang lain

Engkau mengajarkanku untuk berbagi kepada sesama

Namun sungguh, merekalah yang egois

yang mengira kebaikan hanyalah untuknya

yang menduga rahmat hanya diperuntukkan untuknya

hanya dikarenakan ibadah sunah yang mereka kerjakan

hanya karena banyaknya sunah yang mereka laksanakan

tidakkah yang wajib lebih utama dari pada sunah?

tidakkah kualitas lebih baik dibandingkan kuantitas?

tidakkah memenuhi hak saudaramu adalah wajib?

tidakkah menggangu hak saudaramu adalah dilarang?

maka, bukalah matamu dan lihatlah

bahwa kebaikan dan rahmat Allah adalah luas

ia meliputi segala sesuatu dan banyak cara untuk meraihnya

dan yakinlah Ia Maha Pemurah, lagi Bijaksana

Iklan

Komen Yuukk!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s